Apa itu Diet? Bagaimana dampaknya pada kesehatan?

 


Halo teman-teman, kembali dengan kami dalam pembahasan terkait dengan diet. Sebenarnya apa itu diet? Apakah diet berbahaya? Diet yang sehat itu gimana?

Apa itu diet?

Diet adalah sebuah metode yang mengatur asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh guna menjaga berat badan agar tetap terkontrol. Pada beberapa kasus, ada orang yang sedang menjalankan diet untuk menjaga berat badan, dan ada juga yang melakukan diet karena menderita penyakit tertentu seperti diabetes, darah tinggi, ginjal, jantung, asam urat, dan penyakit lainnya.

Diet yang dilakukan demi menurunkan berat badan supaya ideal, memiliki cara yang berbeda dalam menurunkan berat badan berlebih dan menaikan berat badan yang kurang. Diet juga diterapkan pada atlet untuk menjaga berat badan dan sekaligus menjaga bentuk otot.

Dalam melakukan diet, diperlukan program diet yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan usia. Program diet juga memiliki berbagai jenis dan setiap orang belum tentu akan sama hasilnya dalam menerapkan program diet yang sama. Alangkah baiknya sebelum melakukan diet, konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui kondisi sekarang dan juga program diet yang tepat sasaran.

Apakah diet berbahaya?

Diet merupakan gaya hidup dengan mengubah pola makan yang lebih sehat. Diet itu tidak berbahaya sama sekali, apabila program diet yang dilakukan sesuai dengan kondisi. Diet diperlukan agar tubuh tetap stabil dan seimbang dengan nutrisi yang dikonsumsi.

Diet yang sehat itu gimana sih?

Perlu adanya perubahan demi menunjang diet yang dilakukan berhasil, baik itu pola makan, porsi makan, dan jenis makanan.

1. Menu makanan rendah kalori tinggi gizi

Jenis makanan yang mendukung diet adalah sayuran, buah, daging rendah lemak, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian.

Jenis makanan yang tidak dianjurkan dalam program diet, seperti 

Produk berbahan dasar gula seperti makanan tinggi gula serta minuman manis

Sumber lemak trans seperti daging berlemak, susu full cream, gorengan, fast food

Lemak jenuh seperti keju, es krim, santan, mentega, margarin

2. Asupan gizi seimbang

Untuk memastikan kecukupan gizi saat diet, perlu mengonsumsi jenis makanan dalam jumlah seimbang. Membagi porsi dari masing-masing jenis makanan ke dalam satu piring agar lebih mudah. Asupan buah dan sayur menjadi yang utama, menjadikan program diet ini berjalan sesuai dengan target.

3. Porsi makanan

Selanjutnya, penuhi seperempat piring Anda dengan sumber karbohidrat seperti nasi, roti, atau pasta. Agar lebih menyehatkan, pilihlah biji-bijian lain seperti beras merah atau oat mengingat makanan tersebut memiliki efek lebih ringan untuk gula darah.

Seperempat sisanya bisa Anda penuhi dengan sumber protein yang sehat seperti ikan dan daging tanpa lemak. Anda boleh mengonsumsi daging merah atau daging olahan seperti sosis, tapi sebaiknya tidak terlalu sering.

Anda dapat memasak makanan dengan cara sehat yakni dipanggang, dikukus, atau direbus. Bila Anda ingin menggorengnya, gunakan minyak nabati seperti minyak zaitun, kanola, atau jagung untuk alternatif yang lebih sehat.

Selain itu, sesuaikan porsi makan dengan kebutuhan kalori sehari-hari. Pada intinya, kunci utama dalam melakukan diet yang sehat adalah makan secukupnya dengan gizi yang seimbang.

Comments